Tuesday, March 9, 2010

Yang Alami untuk Menegakkan "Si Loyo"

GANGGUAN ereksi sering menimbulkan rasa frustasi berat pada pria. Lagi pula, siapa sih pria normal yang rela kehilangan kemampuan seksualnya, sementara pasangannya normal saja?

Untuk mendapatkan kembali "kejantanannya" itu, berbagai cara pun dicoba. Mulai dari akupunktur hingga ramuan herbal. Tren kembali ke alam menyebabkan penggunaan obat alami meningkat, termasuk untuk mengobati disfungsi seksual (DE). Meski menggunakan bahan alami, pemakaian yang melebihi dosis tetap bisa menyebabkan efek samping.

Para ahli menyatakan, mengobati DE sendiri tanpa konsultasi dokter sangat berbahaya. "Bila Anda mengalami impoten, hal pertama yang harus dilakukan adalah diagnosis dokter," kata seorang ahli impotensi, Steve Lamm, penulis buku The Hardness Factor. Menurutnya, mayoritas pria penderita DE memerlukan obat DE.

Namun, ia tak menampik pria dengan tingkat DE menengah, yang merasa ereksinya tidak sekeras biasanya, bisa dibantu dengan obat-obatan alami. Tapi, obat alami apa saja?

Akupunktur

Walaupun metode tusuk jarum ini telah dipakai untuk mengobati impotensi, belum ada penelitian ilmiah yang dengan tegas mendukungnya. Pada tahun 2009, ilmuwan Korea Selatan melakukan review pada beberapa kajian tentang akupunktur untuk mengatasi DE. Menurut mereka, akupunktur kurang efektif untuk mengobati DE.

Ginseng

Ginseng merah (red ginseng) dari Korea sudah sejak lama dipakai untuk merangsang fungsi organ seksual pria. Namun, baru sedikit penelitian ilmiah mengenai herbal yang terkenal ini. Dalam studi terhadap 45 pria impoten, diketahui ginseng merah berkhasiat menambah kekerasan ereksi. Diskusikan dengan dokter sebelum mengonsumsi ginseng karena bahan ini bisa menyebabkan alergi bila dipakai bersamaan dengan obat lain.

Ginko Biloba

Meski lebih terkenal sebagai obat untuk meningkatkan daya ingat, tanaman ini juga dipercaya berkhasiat memulihkan ereksi pada penderita DE. Sayangnya, beberapa penelitian tidak memperlihatkan perbaikan kemampuan ereksi meski sudah mendapat suntikan bahan aktif ginko.

Para ahli menduga ginko tidak memperbaiki ereksi secara langsung. Namun, kemampuannya memperbaiki peredaran darah memudahkan terjadinya rangsangan erotik untuk menimbulkan libido.

Yohimbe

Sebelum Viagra dan obat DE lainnya ditemukan, dokter terkadang meresepkan obat herbal yohime (yohimbine hydrochloride) untuk pasien DE. Peran utamanya adalah meningkatkan pasokan darah ke jaringan erektil penis.

Namun, banyak ahli meragukan keefektifan tanaman ini. Terlebih, tanaman ini memiliki efek samping berupa tekanan darah tinggi, kecemasan, dan sakit kepala. FDA merekomendasikan penggunaan yohimbe dengan resep.

Eurycoma Longifolia

Di Indonesia, yang satu ini lebih dikenal sebagai pasak bumi. Selain sebagai afrodisiak, beberapa penelitian menyebutkan bahwa pasak bumi berkhasiat sebagai obat anti-malaria. Tanaman ini banyak ditemukan di Kalimantan, Sumatera, dan Malaysia.

DHEA

Testoteron sangat penting dalam fungsi seksual pria dan meningkatkan libido. Dua hal tersebut diketahui rendah pada pria yang menderita DE. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen yang mengandung DHEA (de-hydro-epi-androsterone) bisa meningkatkan hasrat seksual. Akan tetapi, DHEA memiliki efek samping menekan fungsi kelenjar di bagian otak. Keamanannya dalam jangka panjang juga belum jelas.

Cordyceps Sinensis

Ini merupakan jamur langka yang hanya hidup di dataran tinggi Tibet. Selain meningkatkan stamina, konsumsi jamur ini dipercaya bisa meningkatkan keperkasaan pria. Sebuah perusahaan suplemen kesehatan berhasil memperoleh strain Cs-4 dari jamur mycelia cordyceps yang punya manfaat setara dengan jamur yang tumbuh alami. Penelitian menunjukkan, strain cordyceps mampu meningkatkan fungsi seksual pada lansia dan memperpendek ambang rangsangan sehingga ereksi lebih cepat terjadi.

Seksualitas Suami istri
Baca Selengkapnya - Yang Alami untuk Menegakkan "Si Loyo"

Monday, March 8, 2010

Wanita di Atas! Mempermudah Menemukan Titik G-Spot?

BANYAK wanita yang belum merasakan kepuasan seksualnya. Mungkin itu sebabnya, masih banyak pertanyaan seputar orgasme, termasuk cara mendapatkannya. Di antaranya adalah mencari titik G-Spot. Maklum, kehadiran G-Spot masih banyak dipertanyakan. Secara teknis, menurut dunia kedokteran, tidak ada G-Spot di dalam vagina.

Namun secara seksual, banyak wanita yang tidak dapat membayangkan jika vagina tidak "dilengkapi" dengan G-Spot. Jadi, apa sebenarnya G-Spot, dimana posisinya, dan bagaimana menstimulasinya? Dr. Lissa Rankin, ahli obstetri dan ginekologi, dan Amber Madison, seorang pakar seks, menjawab pertanyaan ini.

Apakah G-Spot itu benar-benar ada?

Kita sering diajarkan bahwa klitoris adalah landasan dalam membangkitkan gairah seksual. Bahkan wanita yang mengaku mengalami orgasme melalui intercourse pun mendapatkannya setelah menstimulasi klitoris. Namun para pasien Dr. Rankin selalu mengatakan bahwa ada suatu tempat di dinding depan vagina yang merupakan titik rangsangan ini. Hal ini tentu bertentangan dengan berbagai studi yang mengatakan bahwa setiap bagian dari vagina telah diperiksa menggunakan mikroskop, dan tidak ada dinding depan vagina yang terlihat berbeda dari bagian mana pun dari vagina.

Dengan demikian, para dokter berkesimpulan, G-Spot sebenarnya tidak ada. "Meskipun demikian saya percaya pada banyak hal yang tidak terlihat, sehingga hal yang rasional ini tak seluruhnya saya setujui. Apakah menurut saya G-Spot itu ada? Yup," tegas Dr. Rankin.

Dimana posisi G-Spot?

Wanita yang meyakini keberadaan G-Spot mengatakan bahwa titik ini terletak pada 5 - 7,6 cm di dalam vagina, pada dinding depan, sedikit di bawah kandung kemih. Area ini digambarkan memiliki tekstur bergelombang yang berbeda daripada bagian lain dari vagina yang lebih lembut, meskipun menurut Dr. Rankin hampir semua vagina yang sehat sebelum memasuki menopause memang bergelombang).

Menurut para pasiennya, sensasi yang dirasakan dari stimulasi G-Spot benar-benar berbeda daripada stimulasi pada klitoris. Klitoris jauh lebih sensitif dan mudah dibangkitkan, sedangkan G-Spot butuh stimulasi lebih dalam, namun menghasilkan orgasme yang juga lebih hebat. "Terlalu banyak wanita yang mengatakan demikian -dan saya lebih mempercayai mereka daripada para pengajar Eastern European Gross Anatomy yang mengatakan sebaliknya," kata Dr. Rankin.

Posisi seks seperti apa yang paling dapat menstimulasi G-Spot?

Menurut Amber, posisi seks apa pun, dimana penis dapat menggosok dinding depan vagina, adalah posisi yang baik untuk mencapai titik yang dimaksud. Banyak wanita mendapati bahwa posisi doggy style, reverse cowgirl (wanita di atas, namun membelakangi pria), atau posisi lain dimana pria "masuk" dari belakang, dapat mencapai titik tersebut. Apakah Anda menikmati stimulasi G-Spot atau tidak, tetaplah mencoba-coba posisi seks yang baru.

Banyak wanita juga mengatakan bahwa tubuh mereka berubah seiring bertambahnya usia. Dengan demikian posisi yang dulu tidak menimbulkan kenikmatan apa pun pada Anda, kemungkinan bisa memberikan rasa yang jauh berbeda nantinya.

Dimana saya dapat menemukan G-Spot saya?

Dr. Rankin mengatakan bahwa banyak wanita yang belum menemukan titik sensitif ini. Yang bisa ia sarankan hanyalah, tetaplah mencari, karena di situ lah tantangannya. Lakukan eksplorasi seksual, entah dengan Kama Sutra atau dengan mencari G-Spot. "Tetapi jika Anda tidak dapat menemukannya, jangan kecewa. Banyak wanita juga dapat mencapai orgasme melalui stimulasi klitoral secara langsung.

Jika wanita yang lain dapat orgasme melalui intercourse vagina, biasanya hal ini dikarenakan mereka telah menguasai seni 'memposisikan' diri mereka dan pasangannya ke dalam suatu posisi dimana klitoris mendapatkan sentuhan yang lebih lembut," ujar Dr. Rankin. Ingatlah bahwa tujuan utama seks adalah membangun keintiman. Jika Anda merasa puas, jangan biarkan Anda dan pasangan stres karena tidak mampu memperoleh sesuatu yang sudah Anda miliki.

Seksualitas Suami istri
Baca Selengkapnya - Wanita di Atas! Mempermudah Menemukan Titik G-Spot?

Monday, March 1, 2010

Seru! Trik Merayu Wanita, untuk Ber-CINTA di Pagi Hari

KEBANYAKAN pria sangat menginginkan dan menikmati seks di pagi hari. Berbeda dengan wanita yang lebih menyukai kegiatan seks yang sudah dipersiapkan untuk malam hari. Nah, ada trik-trik yang bisa dipakai pria agar pasangannya bersedia menikmati morning sex.

Lelaki cenderung menyukai 'morning sex' karena adanya gejala Nocturnal Penile Turnescence (NPT) yang muncul pada pria sewaktu pagi menjelang.

NPT merupakan gejala yang menyebabkan pria mengalami ereksi sebanyak 3-5 kali saat ia tidur, meski tidak ada rangsangan dari luar. Jadi tidak usah repot-repot membuat Mr P berdiri, karena ia sudah terbangun lebih dulu, tinggal melakukan aksi selanjutnya saja.

Bagi kaum pria, menikmati seks di pagi hari seperti menikmati sebuah santapan yang dapat membakar semangatnya sepanjang hari.

Sayangnya, wanita justru kurang menyukainya dan merasa tidak mood untuk bercinta ketika membuka matanya di pagi hari. Tapi jangan khawatir, jika pria melakukan pendekatan dengan benar, bisa mengajak pasangannya menikmati 'morning sex' secepat anda menginginkannya pula.

Ini dia caranya:

Persiapkan Malam Sebelumnya

Untuk mengajak si wanita bercinta sebelum beranjak dari tempat tidurnya, sebaiknya lakukan dulu persiapan di malam sebelumnya. Sediakan permen mint pengharum nafas di dekat ranjang sehingga dapat terhindar secepatnya dari nafas 'naga' sebelum memulai bersetubuh. Jangan lupa juga untuk membersihkan diri malam sebelumnya untuk mencegah bau mulut yang keterlaluan atau bau badan yang kurang enak.

Siapkan Alarm

Bangun lebih awal sangat penting jika Anda ingin bercinta sebelum memulai aktivitas sehari-hari atau berangkat kerja. Pastikanlah alarm berbunyi untuk membangunkan Anda di waktu yang tepat dan cukup untuk bercinta sebelum mulai beraktivitas.

Lebih baik lagi jika Anda bangun lebih dulu sebelum si dia, sehingga Anda bisa menyadarkannya dengan sedikit sentuhan yang lembut dan merangsang.

Namun yang harus diingat, walaupun Mr P sudah siap tempur, beri sedikit waktu si dia untuk pemanasan sebelum beraksi. Jadi, siapkan waktu tambahan juga untuk melakukan foreplay demi membangkitkan gairah si dia.

Bangunkan Dia Dengan Lembut

Kebanyakan wanita tidak akan suka dibangunkan dan disapa oleh Mr P Anda yang sudah menegang di depan mukanya, jadi cobalah santai sedikit. Sentuhlah dia dengan penuh kelembutan dan perlahan-lahan. Berikan sedikit ciuman di sekitar wajah dan juga tubuhnya. Biarkan jari-jari anda bermain dengan rambutnya.

Pendekatan sensual tersebut dijamin pasti akan membangunkan si dia dalam keadaan senang, merasa dicintai, dan sama ingin bercintanya dengan Anda.

Buat Dia Merasa Seksi

Pasangan wanita anda mungkin tidak merasa seksi ketika bangun tidur, untuk membuatnya bersemangat dalam making love, katakan padanya betapa cantik dirinya (meskipun sebenarnya dalam keadaan sedikit berantakan). Jangan hiraukan rambutnya yang kacau, air liur di bantalnya dan bau mulutnya yang kurang sedap, katakan padanya betapa Anda sangat menginginkannya.

Jika Anda merasa kesulitan untuk mengatakan di depan wajahnya langsung betapa menggodanya dia, cobalah untuk memeluknya dari belakang, hal itu terasa lebih romantis dan sensual bagi wanita, dan pastinya dapat terhindar dari napasnya yang kurang enak.

Mulailah Harimu Dengan Penuh Semangat

Memulai kesibukan di pagi hari dapat menjadi langkah awal yang hebat untuk memulai aktivitas sepanjang hari. Selain dapat memompa hormon yang baik bagi tubuh, 'morning sex' juga membuat Anda tersenyum di pagi hari dan bisa jadi sepanjang hari.

Namun seperti yang lainnya juga, 'morning sex' dapat menjadi rutinitas yang membosankan jika dilakukan setiap hari, terutama bagi pasangan anda yang memang kurang menyukainya. Jadi, pastikan untuk mengatur jadwalnya dengan pasangan Anda.

Tertarik ingin membuatnya puas tanpa mengabaikan hasrat 'morning sex' Anda? Coba saja.

Seksualitas Suami istri
Baca Selengkapnya - Seru! Trik Merayu Wanita, untuk Ber-CINTA di Pagi Hari

Thursday, February 18, 2010

Seksualitas: Bercintalah Setiap Hari demi Kualitas Sperma

Nama: geisa
Email: geisa_ctk@hotmail.com
Topik: Bercintalah Setiap Hari demi Kualitas Sperma
Isi: Perdebatan mengenai perlu tidaknya seorang pria puasa bercinta selama beberapa hari sebelum melakukan pembuahan pada masa subur akhirnya terjawab. Menurut studi terbaru yang dilakukan oleh dr David Greening dari pusat In Vitro Fertilisation Australia, menyarankan agar hubungan seks dilalukan setiap hari untuk meningkatkan kesuburan.

Greening meneliti 118 pria yang rata-rata mengalami kerusakan DNA sperma. Ternyata setelah para pria tersebut berhubungan seks dan ejakulasi setiap hari berturut-turut dalam seminggu, kualitas sperma mereka meningkat.

Secara umum, indeks kerusakan DNA sperma terjadi pada 26-34 persen pria, demikian menurut Greening yang dilaporkan dalam pertemuan European Society of Human Reproduction and Embryology di Amsterdam, Belanda.

Menurut Greening, frekuensi ejakulasi yang teratur setiap hari berpengaruh pada kualitas sperma. Hal ini terjadi karena risiko sperma terkena molekul perusak yang ada dalam saluran testis menjadi berkurang.

Hubungan seks setiap hari memang bisa mengurangi volume semen, tetapi pada kebanyakan pria hal ini bukanlah masalah. "Bisa disimpulkan bahwa pasangan yang kadar semennya relatif normal sebaiknya berhubungan seks setiap hari seminggu sebelum masa subur agar pembuahan sukses," kata Greening.

--

Visitor Ip: 125.164.122.166

Baca Selengkapnya - Seksualitas: Bercintalah Setiap Hari demi Kualitas Sperma

  © Free Blogger Templates 'Greenery' by Ourblogtemplates.com. Support by Belajar Bisnis Online Internet 2009 - 2010.

Back to TOP